Risk Factors for Under-Five Children Severe Acute Malnutrition (SAM) in Grobogan Regency

Authors

  • Nuryanto Nuryanto Department of Nutrition, Univesitas Diponegoro, Semarang, Central Java, Indonesia
  • Syaharani Sidhin Department of Nutrition, Univesitas Diponegoro, Semarang, Central Java, Indonesia
  • Etika Nurul Fala Department of Nutrition, Univesitas Diponegoro, Semarang, Central Java, Indonesia
  • Choirun Nissa Department of Nutrition, Univesitas Diponegoro, Semarang, Central Java, Indonesia
  • Aryu Candra Department of Nutrition, Univesitas Diponegoro, Semarang, Central Java, Indonesia
  • Rachma Purwanti Department of Nutrition, Univesitas Diponegoro, Semarang, Central Java, Indonesia
  • Deny Yudi Fitranti Department of Nutrition, Univesitas Diponegoro, Semarang, Central Java, Indonesia
  • Ninik Rustanti Department of Nutrition, Univesitas Diponegoro, Semarang, Central Java, Indonesia
  • Nur Ahmad Habibi Department of Nutrition, Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang, Padang, West Sumatera, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31965/infokes.Vol22.Iss4.1494

Keywords:

Severe Acute Malnutrition, Risk Factor, Under-Five Children, Grobogan Regency

Abstract

Severe Acute Malnutrition (SAM) is a major health risk for children under five. Various factors, such as poor food intake, infections, family size, healthcare participation, maternal nutrition knowledge, and parenting practices, contribute to SAM. However, no studies have specifically examined these factors in under-five children in Grobogan Regency. This study aims to analyze the risk factors associated with severe acute malnutrition among children under five years old in Grobogan Regency. The study employed a quantitative case-control design involving children aged 0-59 months in Grobogan Regency, with 11 children with Severe Acute Malnutrition (SAM) as the case group obtained through total sampling, and 11 well-nourished children as the control group selected via matching. Key variables examined included energy, protein, fat, and carbohydrate intake, as well as infectious diseases, family size, participation in posyandu, maternal nutrition knowledge, and parenting practices. Descriptive analysis outlined the subjects and variables, with bivariate analysis using the Chi-Square test at a 95% confidence level (α=0.05). The results study show that the statistical analysis indicated that inadequate energy intake was significantly associated with SAM (p=0.008, OR=26.667), suggesting that children under five with insufficient energy intake are 26.667 times more likely to experience severe acute malnutrition compared to those with adequate energy intake. In contrast, adequate intake of protein, fat, and carbohydrates, as well as factors such as infectious diseases, family size (p=0.080), participation in posyandu (p=1.000), maternal nutrition knowledge (p=0.476), and parenting practices (p=0.198), did not demonstrate significant associations with SAM among these children. The conclusion is adequate energy intake has been identified as a significant risk factor for SAM among under-five children in Grobogan Regency. Conversely, factors such as adequate intake of protein, fat, and carbohydrates, infectious diseases, family size, participation in posyandu, maternal nutrition knowledge, and parenting practices were not recognized as significant risk factors.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abas, T., Abdurrahman, F., & Ichwansyah, F. (2018). Hubungan Karakteristik Ibu dengan Status Gizi Kurang Baduta dalam Seribu Hari Pertama Kehidupan di Puskesmas Baitussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2017. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika, 1(3), 27-38. Retrieved from: https://www.jknamed.com/jknamed/article/view/89

Alamsyah, D., Mexitalia, M., Margawati, A., Hadisaputro, S., & Setyawan, H. (2017). Beberapa Faktor Risiko Gizi Kurang dan Gizi Buruk pada Balita 12-59 Bulan (Studi Kasus di Kota Pontianak). Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 2(1), 46-53. https://doi.org/10.14710/jekk.v2i1.3994

Alim, M. C., & Mariska, N. U. E. (2021). Hubungan Diare dengan Status Gizi pada Balita di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Chasan Boesoirie. Kieraha Medical Journal, 3(1), 1-6. https://doi.org/10.33387/kmj.v3i1.3262

Almatsier, S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Almatsier, S., Soetardjo, S., & Soekatri, M. (2011). Gizi Seimbang dalam Daur Kehidupan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Asdhany, C., & Kartini, A. (2012). Hubungan Tingkat Partisipasi Ibu dalam Kegiatan Posyandu dengan Status Gizi Anak Balita (Studi di Kelurahan Cangkiran Kecamatan Mijen Kota Semarang). Journal of Nutrition College, 1(1), 11–20. https://doi.org/10.14710/jnc.v1i1.424

Aslina, A., & Suryani, I. (2018). Hubungan Status Gizi terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru Tahun 2018. Ensiklopedia of Journal, 1(1), 147–152. Retrieved from: https://jurnal.ensiklopediaku.org/ojs-2.4.8-3/index.php/ensiklopedia/article/view/47

Baculu, E. P. H., Juffrie, M., & Helmyati, S. (2015). Faktor Risiko Gizi Buruk pada Balita di Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia, 3(1), 51–59. https://doi.org/10.21927/ijnd.2015.3(1).51-59

Baculu, E. P. H., & Jufri, M. (2017). Faktor Risiko Gizi Buruk pada Balita Pesisir Pantai. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 123-130. https://doi.org/10.31934/promotif.v7i2.85

Budiana, T. A., & Supriadi, D. (2021). Hubungan banyaknya anggota keluarga, pendidikan orangtua dan kepesertaan jaminan kesehatan anak dengan kejadian berat badan kurang pada balita 24-59 bulan di Puskesmas Cimahi Selatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 12(1), 38-50. https://doi.org/10.34305/JIKBH.V12I1.256

Cono, E. G., Nahak, M.PM., & Gatum, A.M. (2021). Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Ststus Gizi Pada Balita Usia 12-59 Bulan di Puskesmas Oepoi Kota Kupang. CHMK Health Journal, 5(1), 236-241. Retrieved from: https://cyber-chmk.net/ojs/index.php/kesehatan/article/view/856

Dahal, K., Yadav, D. K., Baral, D., & Yadav, B. K. (2021). Determinants of severe acute malnutrition among under 5 children in Satar community of Jhapa, Nepal. PloS one, 16(2), e0245151. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0245151

David, S. M., Pricilla, R. A., Paul, S. S., George, K., Bose, A., & Prasad, J. H. (2020). Risk factors for severe acute malnutrition among children aged 6–59 months: A community-based case-control study from Vellore, Southern India. Journal of family medicine and primary care, 9(5), 2237-2243. https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc_211_20

Diagama, W., Amir, Y., & Hasneli, Y. (2019). Hubungan Jumlah Kunjungan Posyandu Dengan Status Gizi Balita (1-5 Tahun). Jurnal Ners Indonesia, 9(2), 97-108.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2019). Profil Kesehatan Provinsi Jateng Tahun 2019. Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan. (2016). Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan Tahun 2016-2021. Grobogan: Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan.

Diniyyah, S. R., & Nindya, T. S. (2017). Asupan energi, protein dan lemak dengan kejadian gizi kurang pada balita usia 24-59 bulan di Desa Suci, Gresik. Amerta Nutrition, 1(4), 341-350. https://doi.org/10.20473/amnt.v1i4.7139

Fadlillah, A. P., & Herdiani, N. (2020). Literature Review: Asupan Energi Dan Protein Dengan Status Gizi Pada Balita. Prosiding National Conference for Ummah, 1(1). Retrieved from: https://conferences.unusa.ac.id/index.php/NCU2020/article/view/637

Fatimah, S., Abdullah, A., & Harris, A. (2020). Analisis Partisipasi Ibu Balita dalam Pemanfaatan Posyandu di Wilayah Puskesmas Kota Banda Aceh. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 1(2), 185–194. https://doi.org/10.30867/gikes.v1i2.414

Febriani, E., Wahyudi, A., & Haya, M. (2019). Pengetahuan Ibu dan Asupan Zat Gizi Makro Berhubungan dengan Kejadian Gizi Kurang pada Anak Usia 12-24 Bulan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 7(1), 77–89. Retrieved from: https://ejurnal.poltekkesjakarta3.ac.id/index.php/jitek/article/view/224

Fitriyah, N., & Setyaningtyas, S. W. (2021). Hubungan Asupan Energi, Makronutrien, Zink dan Fe dengan Underweight pada Ibu dan Balita di Desa Suwari Bawean, Gresik Relationship of Energy Intake, Macronutrient, Zinc and Fe with Underweight in Mothers and Toddlers in Suwari Bawean Village, Gresik. Media Gizi Kesmas, 10(1), 56-62. https://doi.org/10.20473/mgk.v10i1.2021.56-62

Gubernur Jawa Tengah. (2019). Peraturan Gubernur Jawa Tengah Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019-2023. Semarang: Gubernur Jawa Tengah.

Helmi, R. (2013). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Margototo Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Kesehatan, IV(1), 233–242. Retrieved from: https://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/6

Hidayat, T. S., & Jahari, A. B. (2012). Perilaku Pemanfaatan Posyandu Hubungannya dengan Status Gizi dan Morbiditas Balita. Buletin Penelitian Kesehatan, 40(1), 1–10.

Hoq, M., Ali, M., Islam, A., & Banerjee, C. (2019). Risk Factors of Acute Malnutrition Among Children Aged 6-59 Months Enrolled in a Community-Based Programme in Kurigram, Bangladesh: A Mixed-Method Matched Case-Control Study. Journal of Health, Population and Nutrition, 38(36), 1–7. https://doi.org/10.1186/s41043-019-0192-2

Juhariyah, S., & Mulyana, S. A. S. F. (2018). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskemas Rangkasbitung. Jurnal Obstretika Scientia, 6(1), 219–230. Retrieved from: https://ejurnal.latansamashiro.ac.id/index.php/OBS/article/view/359

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Provinsi Jawa Tengah Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Kalsum, U., & Jahari, A. B. (2015). Strategi menurunkan prevalensi gizi kurang pada balita di Provinsi Jambi. Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 3(1), 45–59. Retrieved from: https://online-journal.unja.ac.id/kedokteran/article/view/2719

Lestari, M. P., & Kusumaningrum, N. S. D. (2021). Gizi untuk Proses Penyembuhan Luka pada Pasien dengan Diabetic Foot Ulcer (DFU): Literature Review. Journal of Nutrition College, 10(1), 39–46. https://doi.org/10.14710/jnc.v10i1.29825

Musuenge, B. B., Poda, G. G., & Chen, P. C. (2020). Nutritional Status of Patients with Tuberculosis and Associated Factors in the Health Centre Region of Burkina Faso. Nutrients, 12(9), 1–13. https://doi.org/10.3390/nu12092540

Namangboling, A. D., Murti, B., & Sulaeman, E. S. (2017). Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi dan Pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi Anak Usia 7-12 Bulan di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Sari Pediatri, 19(2), 91-96. https://doi.org/10.14238/sp19.2.2017.91-6

Ni’mah, C., & Muniroh, L. (2015). Hubungan tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan dan pola asuh ibu dengan wasting dan stunting pada balita keluarga miskin. Media Gizi Indonesia, 10(1), 84-90.

Nurmaliza, & Herlina, S. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Pendidikan Ibu terhadap Status Gizi Balita. Jurnal KESMARS, 1(1), 44–48. https://doi.org/10.31539/kesmars.v1i1.171

Pambudi, J., & Christijani, R. (2017). Praktek Penyapihan Dini Serta Hubungannya Dengan Keadaan Sosial Ekonomi Dan Wilayah Tempat Tinggal. Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 40(2), 87-94.

Pratiwi, T. D., Masrul, M., & Yerizel, E. (2016). Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3), 661–665. https://doi.org/10.25077/jka.v5i3.595

Purwanti, R., Wati, E. K., & Rahardjo, S. (2016). Karakteristik Keluarga yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita Umur 6- 59 Bulan. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 5(1), 50–54. https://doi.org/10.14710/jgi.5.1.50-54

Puspasari, N., & Andriani, M. (2017). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Gizi dan Asupan Makan Balita dengan Status Gizi Balita (BB/U) Usia 12-24 Bulan. Amerta Nutrition, 1(4), 369–378. https://doi.org/10.20473/amnt.v1.i4.2017.369-378

Putri, M. R. (2019). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Status Gizi pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bulang Kota Batam. Jurnal Bidan Komunitas, 2(2), 107-116. https://doi.org/10.33085/jbk.v2i2.4334

Septikasari, M. (2018). Status Gizi Anak dan Faktor yang Mempengaruhi. Yogyakarta: UNY Press.

Sirajuddin, Surmita, & Astuti, T. (2018). Survey Konsumsi Pangan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sulistyawati, A. (2019). Faktor Risiko Kejadian Gizi Buruk pada Balita di Dusun Teruman Bantul. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 10(1), 13–19. https://doi.org/10.36569/jmm.v10i1.52

Suyatman, B., Fatimah, S., & Dharminto. (2017). Faktor Risiko Kejadian Gizi Kurang pada Balita (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(4), 778 - 787. https://doi.org/10.14710/jkm.v5i4.18778

Umijati, S., Kardjati, S., & Ismoedijanto. (2012). Model Pengasuhan Gizi Anak Balita Berdasarkan Pendekatan Faktor Risiko. JBP, 14(1), 30–39.

Wanty, Widyastuti, N., & Probosari, E. (2017). Asupan Zat Gizi Makro, Status Gizi, dan Status Imun pada Vegetarian dan Non-Vegetarian. Journal of Nutrition College, 6(3), 234–240. https://doi.org/10.14710/jnc.v6i3.16915

Widiya, I., Yani, A., & Aminarista. (2018). Hubungan Karakteristik Ibu dengan Status Gizi Kurang pada Balita di Puskesmas Pasawahan Kabupaten Purwakarta 2017. Journal of Holistic and Health Sciences, 2(1), 24–29. https://doi.org/10.51873/jhhs.v2i1.21

Wong, H. J., Moy, F. M., & Nair, S. (2014). Risk Factors of Malnutrition Among Preschool Children in Terengganu, Malaysia: A case Control Study. BMC Public Healthublic Health, 14(785), 1–10. https://doi.org/10.1186/1471-2458-14-785

Yuniarti, S. (2015). Asuhan Tumbuh Kembang Neonatus Bayi-Balita dan Anak Pra-Sekolah. Refika Aditama.

Downloads

Published

2024-12-31

How to Cite

Nuryanto, N., Sidhin, S., Fala, E. N., Nissa, C., Candra, A., Purwanti, R., … Habibi, N. A. (2024). Risk Factors for Under-Five Children Severe Acute Malnutrition (SAM) in Grobogan Regency. JURNAL INFO KESEHATAN, 22(4), 829–843. https://doi.org/10.31965/infokes.Vol22.Iss4.1494

Issue

Section

Original Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.