Kondisi Sanitasi Jamban Pada Rumah Di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang

Authors

  • Ade Krisnadayanti Fanliti Prodi Sanitasi, Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia
  • Erika Maria Resi Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia
  • Byantarsih Widyaningrum Prodi Sanitasi, Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia
  • Kusmiyati Prodi Sanitasi, Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia

Abstract

                            Jamban adalah tempat untuk buang air besar dan buang air kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik jamban di RT 16 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Penelitian ini bersifat deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah jenis jamban, tingkat risiko jamban dan penyakit diare. Populasi 223 rumah dan sampel 68 rumah. Metode pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Instrumen penelitian adalah checklist.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis jamban yang digunakan adalah jamban leher angsa sebanyak 65 (96%), plengsengan sebanyak 2 (2%), dan cemplung sebanyak 1 (2%). Tingkat risiko jamban tinggi sebanyak 8 (12%), sedang sebanyak 32 (47%), dan rendah sebanyak 28 (41%), dan hasil yang diperoleh untuk penyakit diare yaitu pernah mengalami sebanyak 28 (41%), dan tidak pernah mengalami sebanyak 40 (59%)  di RT 16 Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang

                           Disarankan kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat jamban keluarga dengan cara memperhatikan lantai jamban agar tetap bersih, menyediakan sabun dan air, menyediakan tempat penampungan air di dalam jamban, memperhatikan jarak jamban dengan sumur gali/sumur bor agar jaraknya tidak terlalu dekat dan dapat menyebabkan kontaminasi air.            

Keywords:

Jamban, Tingkat Risiko, Diare

Downloads

Published

2025-12-10