Vol. 8 No. 1 (2025): Sanitasi Lingkungan
Articles
-
Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Keberadaan Telur Cacing pada Kuku Siswa Sekolah Dasar di Kota Kupang
Erika Maria Resi Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia , Byantarsih Widyaningrum Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia , Enni Rosida Sinaga Prodi Sanitasi Potekkes Kemenkes Kupang Indonesia , Kusmiyati Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia , Christina J.K. Ekawati Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia , Debora Gaudensiana Suluh Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang IndonesiaSekolah merupakan salah satu institusi pendidikan yang dapat dijadikan sasaran PHBS. Dasar penelitian PHBS di Sekolah berada dalam 8 indikator dimana menjadi suatu alat ukur untuk menunjukan keadaan atau kecenderungan dari perilaku hidup bersih dan sehat yang dilakukan oleh anak di sekolah. Usia sekolah merupakan masa rawan terserang berbagai penyakit. Penyakit yang muncul akibat rendahnya PHBS antara lain kecacingan, diare, sakit gigi, sakit kulit, gizi buruk dan lain sebagainya yang pada akhirnya mengakibatkan rendahnya derajat kesehatan masyarakat kesehatan Indonesia.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan mengidentifikasi keberadaan telur cacing pada kuku siswa di Sekolah Dasar Inpres Sikumana 2 Kota Kupang dengan rancangan penelitian adalah cross sectional study.
Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan metode survey observasional, wawancara dan kuisioner serta pemeriksaan laboratorium yang akan dilakukan pada bulan Juni – Agustus 2022. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Sekolah Dasar Inpres Sikumana 2 yang berjumlah 595 siswa dengan sampel berjumlah 86 siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner dan pemeriksaan laboratorium. Data hasil penelitian akan diolah secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) siswa Sekolah Dasar Inpres Sikumana 2 Kota Kupang termasuk dalam kategori baik (44%), cukup (51%) dan Kurang (5%). Sedangkan keberadaan telur cacing pada kuku siswa 100% terinfeksi telur cacing nematoda usus yaitu Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, Ancylostoma duodenale dan Enterobius vermicularis.
Disarankan kepada Sekolah Dasar Inpres Inpres Sikumana 2 untuk dapat meningkatkan pemahaman yang kontinu kepada siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat, bekerja sama dengan instansi terkait seperti puskesmas dalam hal penyuluhan kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan kecacingan antar siswa
Pages: 1-7Views: - Downloads: -Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata) Terhadap Kematian Jentik Aedes sp
Maria Nensiana Peni Kabelen Koten Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia , Ety Rahmawati Indonesia , Ragu Harming Kristina Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang IndonesiaDemam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui nyamuk Aedes sp. Kasus DBD Di Kota Kupang pada tahun 2020 tercatat 821 kasus dengan 8 kematian (Case Fatality Rate = CFR 0,9 %), tahun 2021 tercatat 654 kasus dengan 3 kematian (CFR 0,4 %), dan di tahun 2022 tercatat 455 kasus dengan 1 kematian (CFR=0,2%). Pengendalian vektor DBD dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida alamiah yaitu daun sirsak yang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang dapat mematikan jentik Aedes sp. Tujuan penelitian adalah untuk mengukur efektivitas ekstrak daun sirsak (Annona muricata) terhadap kematian jentik Aedes sp. Jenis penelitian experimen dengan rancangan desain control group pretest-posttest, variabel penelitian yaitu ekstrak daun sitrsak dengan dosis 6 ml/liter, 8 ml/liter, dan 10 ml/liter. Sampel yang digunakan adalah 300 ekor jentik Aedes sp. Analisa data menggunakan uji ANOVA dengan ꭤ(0,05) dan standar kematian jentik Aedes sp adalah LD50. Hasil penelitian menunjukan efektivitas ekstrak daun sirsak terhadap rata-rata kematian jentik Aedes sp dalam waktu 14 jam dengan dosis 6 ml/liter sebanyak 19,67 ekor (78,67%), dosis 8 ml/liter sebanyak 21 ekor (84,00%), dosis 10 ml/liter sebanyak 21,67 ekor (86,67%). Kematian jentik mencapai LD50 yaitu 50% kematian jentik Aedes sp. Kesimpulannya bahwa tidak ada perbedaan efektivitas ekstrak daun sirsak (Annona muricata) dosis 6 ml/liter, 8 ml/liter, dan 10 ml/liter terhadap kematian jentik Aedes sp. Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu sebaiknya meneliti bentuk formula ekstrak daun sirsak yang tidak merubah kualitas air bersih seperti berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa.
Pages: 8-16Views: - Downloads: -Perilaku Konsumsi Minuman Keras di Lingkungan Kampus
Christine Ekawati Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia , Erika Maria Resi Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia , Alni Leoanak Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang IndonesiaLiquor can become addictive and affect behavior, emotions, cognition, perception, and consciousness due to its psychoactive properties.
The type of research used is a mix method, which is a research that integrates quantitative methods (number-based) and qualitative (narrative-based) methods.
The number of respondents who 89.1% consumed liquor, the frequency of drinking was rarely and the type of liquor was moke.
Regulations must continue to be implemented so that respondents reduce or stop drinking liquor
Pages: 17-21Views: - Downloads: -Studi Gambaran Kualitas Air Kolam Renang di Kota Kupang
Enni Rosida Sinaga Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang Indonesia , Putri Ekawati Ndun Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang IndonesiaKolam renang merupakan salah satu tempat yang banyak orang bertemu sehingga memungkinkan terjadinya penularan penyakit seperti diare, iritasi kulit, iritasi mata dan hidung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fisik, kimia dan biologi air kolam renang di Kota Kupang.
Jenis penelitian adalah deskriptif, untuk mengetahui gambaran kualitas fisik, kimia dan biologi air kolam renang. Untuk parameter fisik dilakukan pemeriksaan lapangan dan parameter biologi dilakukan pemeriksaan di laboratorium.
Hasil penelitian menunjukkan kualitas fisik parameter warna memenuhi syarat, kekeruhan semua memenuhi syarat. Parameter kimia yaitu pH semua memenuhi syarat pH 7-7,5, parameter residu klorin terikat semuanya tidak memenuhi syarat, yaitu kolam 1 residu klorin 0 mg/l, kolam 2 0,1 mg/l, kolam 3 0,1 mg/l. Parameter E coli menunjukkan bahwa 2 kolam renang tidak memenuhi syarat dan 1 kolam renang tidak memenuhi syarat.
Disarankan bagi pemilik kolam renang untuk menambahkan klorin sesuai dosis. Masyarakat diharapkan menjaga kebersihan sebelum berenang dan menggunakan fasilitas dengan baik
Pages: 22-26Views: - Downloads: -Uji Efektivitas Pemanfaatan Biji Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Menurunkan Salinitas Pada Air Sumur Gali
Nikolaus Dosi Sogen Prodi Sanitasi Kupang Indonesia , Siprianus Singga IndonesiaSalinitas merupakan kadar garam terlarut dalam air yang dapat mempengaruhi kualitas air bersih, khususnya di wilayah pesisir. Salinitas yang tinggi dalam air sumur gali dapat disebabkan oleh intrusi air laut serta aktivitas manusia di sekitar sumber air.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas biji kelor untuk menurunkan salinitas pada air sumur gali. Penelitian ini adalah pre eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pretest-postest desigt dengan variabel yang digunakan dosis serbuk biji kelordan salinitas air sumur gali. Dosis serbuk biji kelor yang digunakan adalah 1 gr/ 500 ml , 2 gr/ 500 ml, dan 3 gr/ 500 ml. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas penurunan salinitas air sumur gali menggunakan serbuk biji kelor dengan dosis 1 gr/ 500 ml air yaitu 53,33%, dosis 2 gr/ 500 ml air yaitu 51,78%, dan dosis 3 gr/500 ml air yaitu 60%. Dapat disimpulkan bahwa Serbuk biji kelor terbukti efektif dalam menurunkan kadar salinitas air sumur gali. Penelitian ini menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengenal dan pemanfaatkan bahan alami dalam mengatasi masalah air asin, terutama di daerah pesisir yang rentan terhadap intrusi air laut
Pages: 27-30Views: - Downloads: -Make a Submission
sidebar
ADDITIONAL MENU Publication Ethics Author Guidelines Focus & Scope Editorial Team Reviewer Article Processing Charges Template Online Submission Open Access Statement Copyright Notice VISI DAN MISI SUPPLEMENTARY FILES Cover Image Index & Abstracting Peer Review Process Oehonis Recommendation SRQR Guidelines Contact ISSN PRINTP-ISSN: 2528-2034 ISSN ONLINEE-ISSN: xxxx-xxxx INDEXED BY:

VISITORSInformation
Language

